
KNDS mengumumkan bahwa pada 6 Februari telah menandatangani nota kesepahaman dengan perusahaan Jerman TYTAN Technologies untuk mengintegrasikan drone pencegat yang dikembangkan oleh TYTAN ke dalam kendaraan tempur yang diproduksi oleh KNDS.
Penandatanganan tersebut berlangsung di hadapan Menteri Federal Jerman untuk Urusan Ekonomi dan Energi, Katrin Weidemann.
Kerja sama ini berawal dari keberhasilan integrasi drone pencegat Interceptor-S pada kendaraan angkut personel lapis baja Boxer RCT30. Sistem yang sepenuhnya terintegrasi tersebut didemonstrasikan di lapangan uji Bundeswehr di Münster-Bergen pada musim gugur 2025, sebagai bagian dari rangkaian eksperimental Bundeswehr Land.
Menurut kedua perusahaan, kemitraan ini mencakup pengembangan bersama solusi untuk melindungi sistem darat KNDS beserta awaknya dari ancaman udara tak berawak, dengan memanfaatkan teknologi anti-drone dari TYTAN. Kegiatan tersebut juga meliputi penciptaan standar Eropa baru untuk solusi peluncuran drone bergerak serta pengembangan berkelanjutan teknologi C-UAV.

Dikembangkan secara khusus untuk melindungi kendaraan tempur, Interceptor-S pertama kali diperkenalkan pada AFCEA 2025, sebagaimana dilaporkan oleh hartpunkt. Untuk memudahkan integrasi yang hemat biaya, drone ini memiliki empat unit ekor yang dapat ditarik, masing-masing dengan motor pendorong di ujungnya. Desain ini memungkinkan peluncuran dari wadah yang dipasang di sisi kendaraan seperti Boxer.
Dari sisi kinerja, Interceptor-S memiliki jangkauan hingga 5 km, kecepatan antara 200 hingga 300 km/jam, serta bobot lepas landas maksimum 3 kg. Dengan tinggi sekitar 50 cm, sistem ini dinilai cocok untuk mencegat dan menetralkan drone Kelas II pada ketinggian hingga 2.000 meter.

Dengan kesepakatan ini, KNDS dan TYTAN memperkuat komitmen pada kemampuan C-UAS bergerak yang terintegrasi dengan platform darat, guna merespons meningkatnya penggunaan drone di medan tempur serta meningkatkan perlindungan bagi pasukan mekanis.
@saibadetudonewsGermany advances counter-drone defense with Interceptor-S integration on the Boxer armored vehicle KNDS announced that, on February 6, it signed a memorandum of understanding with the German company TYTAN Technologies for the integration of interception drones developed by TYTAN into combat vehicles produced by KNDS. The signing took place in the presence of Germany’s Federal Minister for Economic Affairs and Energy, Katrin Weidemann. The cooperation stems from the successful integration of the Interceptor-S interceptor drone into the Boxer RCT30 armored personnel carrier. The fully integrated system was demonstrated at the Bundeswehr test range in Münster-Bergen in the fall of 2025, as part of the Bundeswehr Land experimental series. Source and images: KNDS
+ Jerman menerima A400M ke-52 dan memperkuat kemampuan logistik strategis NATO
Sumber dan gambar: KNDS. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.
